Selasa, 09 Mei 2017

Menilik sang wakil gubernur terpilih

Akhir akhir ini ko jadi nge fans banget sama beliau ya 😍 Setelah dulu sempet nge fans sama zayn malik. Hehehe kena virus Directioner juga ternyata. Tapi ga lama ko nge fans nya. Cuma setahun dan koleksi majalah one direction, trus pasang poster Zayn Malik yg gede di kamar.

Dan setelah memperdalam agama lagi. Di fikir fikir buat apa nge fans sama org barat apalagi yang bad boy macam begitu yg pergaulannya bebas abis. Ga ada sisi baik yg bisa ditiru dr pergaulannya dan life style nya. Toh dia ga bakalan bisa ngasih syafaat alias pertolongan kelak di akhirat kalo nge fan sama doi. Jadi kembalilah untuk hanya suka dan nge fan sama Rasululloh SAW dan para shahabatnya.

Tapi... Sekarang? Mulailah ada benih benih cinta eh nge fans lagi sama seseorang. Pasti udah tau lah yaa siapa orang nya. Secara dari judulnya aja udah ngasih kode keras. Yapp, sosok teladan yg satu ini ialah Sandiaga Uno.




Padahal, sejak awal kemunculan nya di ranah politik atau baru muncul ke permukaan laut alias saat doi mulai banyak disorot media sana sini. Dulu sih biasa aja, biasa banget, ga terlalu notice ke beliau. Seperti kebanyakan para politikus lainnya ya paling cuma bilang oh dia oh si ini oh si itu, trus observasi gimana mindset nya mereka. Setelah tau ya bisa menyimpulkan oh dia org nya begini dan begitu. Tapi yang ini ko beda 😍 makin di telaah makin ditilik tilik lagi ko nambah suka. Huh dasar cewek liatnya mau yang cakep cakep aja. LOL

Tapi jujur! Saya ga melihat beliau dari segi fisik! Entah beliau ganteng, atau badan nya yg super atletis. Ga peduli ko, ga notice juga. Alasan kenapa saya nge fans sama beliau karena personality nya. Pas tau kepribadian beliau alias pak Sandi dari sang motivator tersohor yaitu mas Ippho yang memposting status nya di facebook. Nah dari situ lah awal ketertarikanku pada beliau. Goggling lagi di youtube gimana perjalanan karirnya dan perjalanan cintanya dengan sang istri yaitu mpok Nur Asiah. Gokil abis ya kisah cintanya? (sebar virus baper tuh) *yg jomlo mah ngelus dada sambil nangis bombay* :D

Selain berprestasi dalam bidang akademis nya, beliau juga gemar berolahraga. Hm... Cukup sudah, pak Sandiaga bikin melted.

Berlari, berenang, dan basket adalah olahraga rutin yang beliau lakukan. Dalam pemaparannya di sebuah media televisi, beliau menyampaikan kegemarannya dalam menjaga kebugaran. Dalam seminggu, sekitar 5 hari beliau sempatkan untuk berolahraga. Ini yang membuat saya jadi aware akan pentingnya berolahraga. Karna menjadi sebuah kebutuhan juga keharusan bukan lagi life style atau gaya-gayaan. Pak Sandi uno selalu mengait-ngaitkan olahraga dalam bisnis nya. Bisnis itu seperti olahraga Renang imbuhnya. Dalam renang kita diharuskan untuk bergerak. Begitupun dengan bisnis. Bergeraklah! Yang terpenting yang harus dilakukan adalah bergerak Saja dulu.

Selain itu masih banyak hal hal positif lainnya seperti sifatnya yang ramah, sangat hangat pada siapapun. Terlebih pada keluarganya sangat berkasih sayang. Katanya sih. Kata siapa? katanya mas Ippho.

Tapi serius, laki laki yang penyayang. Apalagi yang bisa romantis itu idaman banget 😍 seperti beliau alias pak Sandi ini kata istrinya adalah sosok yang romantis. Lagu yang jadi nostalgia mereka berdua adalah "nothing's gonna change my love for you". Kebayang dong gimana rasanya, lagi marahan trus dikirimin lagu yg di rekam pakai kaset. So sweet sih, tapi pada jamannya beliau. Lol


Dan positive vibes lainnya dari beliau, adalah perhatian dan memperhatikan sekali terhadap istrinya. Maksudnya gini loh. Jadi pa Sandi itu sering mendengarkan nasihat, saran, obrolan obrolan istrinya. Ga egois seperti kebanyakan para suami lainnya di luar sana. Yang sekelas Rasululloh saja beliau sering meminta saran dari istrinya, lalu di lakukan sebagaimana nasihat yang disampaikan. 

Perlu reader ketahui, bahwa insting perempuan itu lebih kuat. Saya ga sembarangan berkomentar loh ya. Karna memang Guru tahfidz saya menyampaikan seperti itu. Insting atau firasat atau naluri yang ada dalam perempuan lebih tajam setajam silet 😁 karna itu sudah menjadi hukum alam, ibaratkan begitu. Jadi Alloh SWT menciptakan wanita dengan Segala keunikannya, dibalik kelemahan dan kelembutannya. MasyaAlloh, Alloh SWT maha mengetahui apa-apa yang baik bagi makhluq-Nya.

Kan sudah pada tau ada kalimat seperti ini "Dibalik seorang Pria (suami) sukses, pasti ada Perempuan (istri) hebat dibelakangnya."

Dan itu bukan hanya sekedar kata kata loh, bukan mitos belaka. Tapi memang survey membuktikan adanya fakta dlm kalimat tersebut. Saya saja sering menganalisis setiap orang atau lelaki yg di gadang-gadangkan sukses, pastilah ada sosok perempuan di belakangnya yang hebat. Contohnya saja kisah kedua orang tua saya sendiri. Bagaimana perjuangan ibu saya yang terus berdiri tegap dan tegar kala sang suami mendapati masalah dan ujian. Sama seperti kisah nya pak Sandi Uno yang ketika itu harus jatuh dan mengalami keterpurukan. Istrinya lah yang menjadi benteng penguat bagi sang suami. Rela mengorbankan perhiasan yg dimiliki, dan terus menyemangati mensupport suaminya. 

Satu hal yang perlu diketahui bagi para lelaki lelaki manapun diluar sana! Carilah pendamping hidup. Seorang wanita yang baik, yang cerdas, yang berakhlaq baik, yang shaliha, yang kreatif, dan karakter baik lainnya. Jadi bukan hanya dari segi rupawan nya yang dipilih. Karna apa? Karna dari perempuan yang punya karakter baik, maka akan terlahir darinya keturunan yang baik pula. Dan hal hal baik lainnya akan mudah terealisasi.

Dan bagi para wanita wanita nya. Gemarlah melakukan perbaikan diri. Selalu upgrade diri dalam lah keilmuaan, wawasan, pengalaman dan lain lainnya. Agar kelak bisa jadi pendamping yang berkualitas. Psssssstttt, buat kalian kalian yang suka judge, neting, atau ngasih value yang buruk atau bicaranya yang ga difikir terlebih dulu, yang sering nyerang para jofisa alias jomlo fii sabilillah. Stop tanya-tanya kapan nikah! Hadeeeeeuh orang indo teh meni ga bermutu banget ya pertanyaannya. Pantes aja ga maju-maju, wong ditanyanya kapan nikah mulu. Mening bahas topik yang bisa bikin nambah iman nambah ilmu, jangan topik yang nambah dosa. Kasian tu mulut tar di eksekusi loh di akhirat 😂 karna menyudutkan para jofisa.

Lah ko jadi ajang curhat gini ya? Padahal mah nanti di artikel husus aja bahas ginian nya. Abis gemes sama mereka yg menurutku ga berpendidikan ga disekolahin mulutnya. 


Oh ya! Di Scroll ke bawah ya. Kalau mau baca tentang artikel yang membahas pak Sandiaga Uno tulisan dari mas Ippho Right, awal mula saya bisa suka sama pak Sandi....





Ippho Santosa - ipphoright:
1 di antara 200 juta orang!

Cum laude dari Amerika, itulah prestasi akademisnya. Distinguished Research Professor di bidang entrepreneurship dari George Washington University, itulah gelar akademisnya. Boleh dibilang, dia seorang entrepreneur yang sangat cerdas.

Tahun 2011, saya tanya langsung ke orangnya. Apa amalannya sejak dulu. Dia mengelak. Merasa nggak enak kalau mengumbar-ngumbar amal. Setelah saya desak-desak, akhirnya dia jawab juga, "Saya rutin ber-dhuha sejak SMA." Masya Allah!

Yang menakjubkan, di usia 40-an, ia berhasil masuk dalam 100 orang terkaya di Indonesia dengan lebih 50.000 karyawan!

Tapi, menurutnya, "Nggak ada untungnya predikat terkaya. Coba tanya setiap pengusaha, pasti menjawab nggak ada pengaruh-nya. Jadi, predikat ini bukan privilege, tetapi responsibility untuk memberi contoh dan memotivasi entrepreneur."

Bukan sekadar wacana tapi ia juga membuktikan kata-katanya. Beneran. Sejak dulu sampai sekarang, ia rutin keliling Indonesia menjadi narasumber seminar wirausaha. Tanpa bayaran. Tanpa motif politik.

Belakangan ini, berbagai fitnah dialamatkan kepada dirinya. Tapi kalau Anda bertemu dia satu menit saja, Anda akan tahu bahwa fitnah itu beneran fitnah. Nggak lebih dari itu. Saya lihat sendiri bagaimana ia memperlakukan keluarganya. Santun dan penuh kasih-sayang.

Demikian pula perlakuannya terhadap orang-orang yang belajar dan ngefans sama dia. Sangat sabar dan bisa mengingat orang satu per satu. Jujur saja, saya saja sering lupa kalau ketemu banyak orang. Tapi, dia beda. Dia bisa mengingat orang satu per satu.

Beberapa kali saya bertemu dia di airport atau di pesawat terbang. Ternyata pernah juga dia duduk di kelas ekonomi. Bayangkan, maskapai saja sanggup dia beli, tapi ia kadang duduk di kelas ekonomi. Bukan kelas bisnis!

Saya juga melihat ponsel dan arlojinya biasa-biasa saja. Bahkan gores-gores dan sompel-sompel. Saya melihat itu selama sekian tahun. Bukan sebulan dua bulan. Dan ketika saya lunch semeja bareng dia, nggak disangka-sangka dia mengambilkan lauk untuk saya. Masya Allah!

Terlepas dari itu, fisiknya kuat. Berenang antar pulau, ia sanggup. Kalau berlari, jangan ditanya. 

Sangat cerdas, sangat kaya, sangat kuat, sangat santun, sangat sederhana. Hampir 40 tahun umur saya dan menurut pengalaman saya, amat langka ada orang seperti itu. Saat lunch dan ngobrol-ngobrol bareng Ust Yusuf Mansur, sang ustadz juga sempat geleng-geleng kepala, "Kok ada ya orang seperti itu."

Kemudian, saya sempat menyesalkan manakala mendengar dia nyemplung ke dunia politik. Sayang, menurut saya. Tapi, yah sudahlah. Alasannya, dia ingin membenahi negeri ini 'dari dalam'. Mungkin Anda sudah bisa menebak siapa orang yang saya maksud. Dialah Sandiaga Uno. Dia pun bertekad, kalau terpilih jadi wakil gubernur DKI, tidak akan mengambil gajinya.

Begini. Saya tidak mau mendikte pilihan politik Anda. Toh Anda sudah tahu sosok mana yang kompeten dan bisa mempersatukan warga DKI dari golongan manapun. Yah, kita sama-sama tahu, buat apa pembangunan fisik kalau warganya berantem tiap sebentar karena si pemimpin tidak bisa mengontrol ucapannya. 

Di sini saya hanya ingin berbagi pengalaman dan menyampaikan kebenaran. Setidaknya, kisah ini menjadi inspirasi keteladanan bagi Anda dan orang-orang di sekitar Anda. Yah sudah saatnya kita memiliki pemimpin yang layak dicontoh ucapannya dan tindakannya. Share ya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Judulnya mengarang bebas tentang negeri sendiri

Indonesia , tempat dimana saya dan sebagian besar keluarga saya dilahirkan. Disinilah saya bertumbuh dengan segala keunikan, kelebihan...